www.radarpena.com

Rabu, 19 Desember 2018

Ngeri! Jalan Cidaun-Naringgul Terbelah

Pengendara Tujuan Bandung Diharapkan Waspada
Kamis, 06 Desember 2018 - 22:26 WIB
Ngeri! Jalan Cidaun-Naringgul Terbelah
PERBAIKAN: Beberapa petugas tengah mengamankan dan memperbaiki Jalan Naringgul-Cidaun yang retak-retak. (FOTO: IKBAL SELAMET)

RADARPENA.CO - Jalan Cidaun-Naringgul tepatnya di Kampung Cigaru RT 04/RW 05, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, amblas sepanjang 80 meter dengan kedalaman patahan 30 senti meter. Akibatnya, pengendara yang melintas dan pemukiman di bawahnya terancam, jika patahan tersebut berujung longsor.

Kepala Desa Wangunjaya Ataz (58), mengatakan, jalan utama tersebut amblas setelah hujan deras mengguyur wilayah itu selama beberapa jam. Tidak lama hujan reda, terjadi retakan pada bagian tengah jalan hingga lama-kelamanaan amblas.

"Terakhir sudah 30 senti meter kedalaman tanah yang amblas tersebut," ucap dia kepada wartawan, kemarin (6/12).

Dia berharap, jalan yang amblas dan bagian tanah di bawahnya bisa segera ditangani, pasalnya akan berbahaya terutama para pengguna jalan yang akan melewati jalaur Naringgul-Cidaun baik yang tujuan ke Bandung atau sebaliknya.

Belum lagi, di bawah tebing jalan yang tanahnya amblas tersebut terdapat pemukiman penduduk yang juga teranmcam tertimbun tanah jika sewaktu-waktu longsor, terlebih jika hujan deras mengguyur kawasan itu dengan waktu cukup lama.

"Kami sudah laporkan ke pihak terkait, semoga bisa segera ditangani dan warga juga diungsikan dulu supaya tidak terjadi hal yang tak diinginkan," kata dia.

Kepala Balai besar PJN VI PPK V, Dr Ir Hari Suko Setiono, mengungkapkan, setelah mendapatkan laporan, timnya langsung bergerak untuk melakukan penanganan sementara.

"Jalan yang amblas dan retak untuk sementara sudah kami perbaiki dengan cara menutupnya dengan agregat dan semen, supaya tidak membahayakan para pengguna jalan.  Jalan Naringgul-Cidaun, Bandung-Cianjur selatan rawan longsor ada beberapa titik longsor yang terus kami perbaiki," katanya.

Pihaknya juga akan melakukan investigasi melihat kondisi topographi dan geologinya, apakah akan direlokasi atau akan dilakukan pelebaran. Pasalnya, ucap dia, Binamarga perovinsi sudah melakukan pembebasan lahan, sehingga kalau memang sudah pembebasan lahan maka diperlebar.

"Untuk penangaan selanjutnya pasti akan diperbaiki secara total, jika memang diperlukan maka akan diperlebar untuk mengantisipasi jalan tersebut amblas parah dan tak bisa lagi dilalui nantinya," ucap dia.(bay/red)

Redaktur : --
Reporter : Ikbal Selamet
Sumber :

Komentar

Terpopuler


Close Ads X