www.radarpena.com

Minggu, 18 November 2018

Wajib Tahu! Ini Bahaya Tidur Tengkurap untuk Kesehatan

Kamis, 08 November 2018 - 16:55 WIB
Wajib Tahu! Ini Bahaya Tidur Tengkurap untuk Kesehatan
Ilustrasi tidur tengkurap. Foto: Pixabay

RADARPENA.CO - Tidur tengkurap adalah posisi yang dianggap banyak masyarakat sebagai posisi paling nyaman dan bisa mempermudah seseorang tidur dengan nyenyak. Bahkan posisi tengkurap bukan hanya dilakukan oleh pria dan wanita yang berusia produktif saja melainkan para orang tua yang berusia di atas 50 tahun.

Tidur tengkurap yang tidak dilakukan setiap hari masih bisa ditoleransi sebagai reaksi biasa dari jaringan tubuh karena kelelahan. Namun, jika posisi tengkurap dilakukan setiap hari dan telah menjadi kebiasaan selama bertahun-tahun maka akan mengganggu kesehatan.

"Posisi tengkurap menyebabkan pembalikan kurva normal tulang belakang," kata chiropractor, Sherry McAllister, seperti dilansir laman MSN.

"Tulang belakang melindungi sistem saraf Anda, yang mengontrol dan mengkoordinasikan semua fungsi yang berbeda dari tubuh Anda," tambah McAllister.

"Setiap gangguan dalam komunikasi saraf ke organ dan jaringan tubuh Anda akan menghasilkan fungsi yang tidak normal," jelas McAllister.

Pada saat gejala benar-benar mulai muncul — yang bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun — kerusakan sudah bisa terjadi.

Dan sayangnya, ada dua tempat paling umum yang terkena dampak cukup penting. Yakni usus Anda, karena tekanan itu bisa menyebabkan masalah sembelit dan kandung kemih. Kemudian pernapasan Anda.

Ketika Anda tidak membiarkan diafragma Anda sepenuhnya berkontraksi dan meluas, maka hal tersebut menyebabkan inhales yang dangkal — sesuatu yang terbukti memperburuk stres dan kecemasan.

Namun jangan khawatir. Meskipun Anda menjadi takut dengan posisi tengkurap, masih ada posisi lain yang bisa Anda gunakan untuk relaksasi. Saat Anda siap untuk bersantai, cukup tetap duduk tegak atau berbaring telentang dengan bantal yang nyaman.

(fny/jpnn)

Redaktur : --
Reporter : --
Sumber : jpnn.com

Komentar

Terpopuler


Close Ads X