www.radarpena.com

Rabu, 19 Desember 2018

Ingkar Janji, Penggerak PKK Kecam Bogasari 

Kamis, 11 Oktober 2018 - 21:43 WIB
Ingkar Janji, Penggerak PKK Kecam Bogasari 
KEGIATAN KECAMATAN: Penggerak PKK Kecamatan Warungkondang serta PKK Desa, saat mengikuti kegiatan demo memasak yang digelar PT Bogasari di aula Desa Ciwalen.(AYI SOPIANDI/CIANJUR EKSPRES)

 

RADARPENA.CO - Sejumlah anggota penggerak PKK di Kecamatan Warungkondang kecewa terhadap janji yang diberikan oleh PT Bogasari. Kekecewaan muncul setelah para anggota PKK mengikuti kegiatan demo masak yang diselenggarakan di aula Kantor Desa Ciwalen.

Ketua DPK Apdesi Warungkondang, Asep Yuliarso mengatakan, bahwa para penggerak PKK di Wilayah Kecamatan Warungkondang itu menilai PT Bogasari telah membohongi mereka usai melakukan kegiatan.

"Awalnya utusan dari PT Bogasari datang ke Kantor Kecamatan Warungkondang dan meminta agar tim penggerak PKK kecamatan mengundang penggerak PKK dari setiap desa untuk menghadiri demo memasak, selain itu mereka menjanjikan setiap anggota PKK yang hadir akan diberikan sejumlah uang," kata Asep, Kamis (11/10)

Asep mengatakan, setelah ada perbincangan antara utusan PT Bogasari dengan tim penggerak PKK Kecamatan Warungkondang, muncul kesepakatan, untuk kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Kantor Desa Ciwalen.

"Setelah sepakat tempat yang digunakan untuk demo masak tersebut, maka disebarlah surat undangan ke penggerak PKK di setiap desa di Kecamatan Warungkondang," ujar Asep. 

Lanjut Asep, setelah mendapat undangan itu seluruh penggerak PKK di Kecamatan Warungkondang pun menghadiri kegitan demo memasak, dengan harapan akan mendapat uang transport dari perusahaan tersebut. "Namun pada kenyaataannya setelah selesai acara itu, mereka tidak mendapat uang transport," jelas Asep.

Asep meyakini, uang trasport untuk para penggerak PKK telah disalahgunakan oleh oknum karyawan PT Bogasari, sehingga uang tersebut tidak sampai kepada mereka yang lebih berhak untuk mendapatkan.

"PT Bogasari itu perusahaan besar, tak mungkin mengingkari janjinya, saya yakin uang tersebut sudah turun dari perusahaan, namun oleh karyawannya yang datang kesini telah disalagunakan, sehingga tidak sampai ke tangan para penggerak PKK," pungkasnya.(yis/yhi)

Redaktur : Yadi Haryadi
Reporter : Ayi Sopiandi
Sumber :

Komentar

Terpopuler


Close Ads X